Departemen Fisika, Universitas Diponegoro (Undip), kembali berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional melalui kegiatan International Laser Technology and Optics Symposium (iLATOS) 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ibnu Sina Institute, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), pada 30–31 Juli 2026.
iLATOS 2026 merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Ibnu Sina Institute dan Laser Centre, Universiti Teknologi Malaysia, serta University of Bristol, Inggris. Konferensi ini menjadi wadah bagi peneliti, akademisi, dan mahasiswa pascasarjana dari berbagai institusi untuk bertukar pengetahuan serta mempresentasikan perkembangan terkini di bidang teknologi laser, optik, spektroskopi, fotonik, dan bidang keilmuan terkait.
Dalam kegiatan tersebut, Harisma Zaini Ahmad (Magister Fisika 2025) menyampaikan presentasi oral berjudul “Gemstone Classification Using Machine Learning on Imbalanced Spectral Data from Laser-Induced Breakdown Spectroscopy.” Penelitian yang dipresentasikan membahas penerapan metode machine learning untuk meningkatkan klasifikasi data spektrum Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS), khususnya dalam menghadapi permasalahan distribusi data yang tidak seimbang antar jenis batu.
Melalui penelitian tersebut, pendekatan machine learning diterapkan pada data spektral batu akik untuk mengidentifikasi dan membedakan beberapa kelompok material berdasarkan karakteristik spektrum emisinya. Salah satu tantangan utama dalam penelitian ini adalah jumlah data pada setiap jenis batu yang tidak merata, yang berpotensi menyebabkan model klasifikasi lebih cenderung mengenali jenis batu akik dengan jumlah sampel yang dominan. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi strategi pengolahan data dan klasifikasi untuk meningkatkan kemampuan model dalam menghadapi kondisi data yang tidak seimbang.
Pelaksanaan presentasi juga memberikan kesempatan untuk memperoleh masukan langsung dari para peneliti dan akademisi yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang laser, spektroskopi, instrumentasi analitik, serta analisis data. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, berbagai perspektif terkait metodologi penelitian dan peluang pengembangan studi di masa mendatang turut diperoleh.
Selain menyampaikan hasil penelitian, mahasiswa juga aktif mengikuti diskusi teknis dan kegiatan jejaring akademik bersama peneliti, dosen, serta mahasiswa pascasarjana dari berbagai institusi. Interaksi tersebut membuka ruang pertukaran pengalaman dan pengetahuan, khususnya terkait perkembangan riset dalam bidang spektroskopi laser, teknologi instrumentasi, analisis data, dan penerapan machine learning dalam penelitian sains.
Partisipasi dalam iLATOS 2026 menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi akademik dan penelitian mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam lingkungan ilmiah internasional. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan mengenai perkembangan riset terkini, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi ilmiah serta memperluas jejaring akademik dan profesional.
Partisipasi Harisma Zaini Ahmad dalam iLATOS 2026 memperoleh dukungan pendanaan melalui Program World Class University (WCU) Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Skema Students Go International Tahun 2026. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Sains dan Matematika Undip dalam mendorong internasionalisasi serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan akademik dan ilmiah di tingkat internasional.
Keikutsertaan mahasiswa Magister Fisika Undip dalam forum internasional ini diharapkan dapat mendukung pengembangan penelitian di lingkungan Universitas Diponegoro, khususnya pada bidang fisika, spektroskopi, teknologi laser, dan penerapan machine learning untuk analisis data ilmiah. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan juga diharapkan menjadi bekal untuk pengembangan penelitian dan kolaborasi akademik pada masa mendatang.