nanosil undip

Mengutip dari berita Kompas hari ini Halaman 14 tentang pernyataan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Dimyati mengakui, sinergi antarlembaga riset belum terjalin. “Setiap lembaga riset dan perguruan tinggi dikungkung rencana strategis masing-masing sehingga banyak produk riset tak termanfaatkan,” ucapnya.

Maka dari itu, Kementerian Ristek dan Dikti merintis konsep pemanfaatan hasil riset dari sejumlah institusi secara bersamaan untuk mengatasi suatu masalah. Itu diawali dengan memperkenalkan benih padi Sidenuk hasil pengembangan Badan Tenaga Nuklir Nasional dan pupuk NanoSil 99 dari Universitas Diponegoro untuk dipakai petani di tujuh kabupaten di Jawa Tengah.

Dimyati menjelaskan, petani bisa mendorong produktivitas dengan menanam padi Sidenuk atau memakai pupuk NanoSil 99. Hasil panen bisa berlipat lagi jika dua produk riset itu dimanfaatkan bersamaan.

lebih lanjut klik http://print.kompas.com/baca/2015/08/25/Triple-Helix-Belum-Berjalan

Selamat buat Dr. Agus Subagio dan Tim, semoga semakin sukses selalu

 



Berita Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *